SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Database dan SDLC
Apr 24th, 2017 by anjarina.w

Data Base

Data Base atau Basis Data yaitu sekumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang tersimpan dalam perangkat keras (hardware) dan digunakan perangkat lunak (software) untuk memanipulasinya. Basis data memiliki prinsip utama dan tujuan utama.

  • ENTITAS

Entitas merupakan sesuatu yang dapat digambarkan oleh data. Entitas dapat juga diartikan sebagai sebuah individu yang mewakili sesuatu yang nyata serta dapat dibedakan oleh sesuatu yang lain (Fathansyah, 1999).

memodelkan struktur data dan hubungan antar data dan mengimplementasikan basis data secara logika maupun secara fisik dengan DBMS (Database Management system). Biasanya entitas di gambarkan dalam bentuk persegi panjang.

  • ATRIBUT

Pada dasarnya Atribut merupakan karakteristik dari Entity atau relationship, yang menyediakan penjelasan detail tentang entity atau relationship tersebut. Atau merupakan nama-nama property dari sebuah kelas yang menjelaskan batasan nilainya dari property yang dimiliki oleh sebuah kelas tersebut.

Atribut terdiri dari beberapa jenis. Diantaranya adalah:

1. Atribut Value

Merupakan data aktuala tauinformasi yang disimpan pada suatu atribut di dalam suatu entity atau relationship.

2. Atribut Key

Merupakan atribut yang digunakan untuk menentukan suatu Entity secara unik dan berbeda.

3. Atribut Simple

Merupakan Atribut yang hanya memiliki nilai tunggal.

4. Atribut Multivalue

Merupkan Atribut yang memiliki sekelompok nilai untuk setiap instant Entity

5. Atribut composite

Merupakan Suatu atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih kecil yang mempunyai arti tertentu.

6. Atribut Derivatif

Merupakan suatu atribut yang berasal atau dihasilkan dari atribut yang lain

 

Lalu ada penggunaan key: untuk membedakan suatu entitas di dalam himpunan entitas dengan entitas lain. Key didefinisikan sebagai satu atau gabungan dari beberapa atribut yang dapat membedakan semua row dalam relasi secara unik. Terdapat tiga macam key, antara lain:

  1. Super Key— satu atau lebih atribut (kumpulan atribut) yang dapat membedakan setip baris data dalam sebuah relasi secara unik.
  2. Candidate Key— kumpulan atribut minimal yang dapat membedakan setiap baris data dalam sebuah relasi secara unik.
  3. Primary Key— salah satu dari candidate key yang terpilih. Alasan pemilihan primary key:
    Lebih sering dijadikan acuan
    • Lebih ringkas
    • Jaminan keunikan key yang lebih baik

Jika sebuah primary key terhubung ke tabel/ entitas lain, keberadaan primary key pada entitas tersebut disebut sebagai foreign key (kunci tamu).

Entity Relationship Diagram (ERD) adalah suatu diagram yang digunakan untuk merancang suatu basis data, dipergunakan untuk memperlihatkan hubungan atau relasi antar entitas atau objek yang terlihat beserta atributnya. Hal ini hanya sekedar penamaan, dan agar lebih gampang, kita hanya akan menggunakan istilah tabel, kolom dan baris dalam tutorial ini, namun jika anda menemui istilah relation, attribut dan tuple, itu hanya penamaan lain dari tabel, kolom, dan baris.

 

 

System Development Life Cycle (SDLC)

SDLC adalah tahapan-tahapan pekerjaan yang dilakukan oleh analis sistem dan programmer dalam membangun sistem informasi. Langkah yang digunakan meliputi :

  1. Melakukan survei dan menilai kelayakan proyek pengembangan sistem informasi
  2. Mempelajari dan menganalisis sistem informasi yang sedang berjalan
  3. Menentukan permintaan pemakai sistem informasi
  4. Memilih solusi atau pemecahan masalah yang paling baik
  5. Menentukan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software)
  6. Merancang sistem informasi baru
  7. Membangun sistem informasi baru
  8. Mengkomunikasikan dan mengimplementasikan sistem informasi baru
  9. Memelihara dan melakukan perbaikan/peningkatan sistem informasi baru bila diperlukan

 

Kegiatan System Development sering dikelompokkan ke dalam kategori yang lebih besar yang disebut fase.

Tahapan fase kadang-kadang disebut system development life cycle (SDLC).

SDLC terdiri dari lima tahap:

  1. Planning
  2. Analysis
  3. Design
  4. Implementation
  5. Support and security

 

  1. Perencanaan Sistem (Systems Planning)

Lebih menekankan pada aspek studi kelayakan pengembangan sistem (feasibility study). Aktivitas-aktivitas yang ada meliputi :

  • Pembentukan dan konsolidasi tim pengembang.
  • Mendefinisikan tujuan dan ruang lingkup pengembangan.
  • Mengidentifikasi apakah masalah-masalah yang ada bisa diselesaikan melalui pengembangan sistem.
  • Menentukan dan evaluasi strategi yang akan digunakan dalam pengembangan sistem.
  • Penentuan prioritas teknologi dan pemilihan aplikasi.

 

2. Analisis Sistem (Systems Analysis)

Analisa sistem adalah tahap di mana dilakukan beberapa aktivitas berikut:

  • Melakukan studi literatur untuk menemukan suatu kasus yang bisa ditangani oleh sistem.
  • Brainstorming dalam tim pengembang mengenai kasus mana yang paling tepat dimodelkan dengan sistem.
  • Mengklasifikasikan masalah, peluang, dan solusi yang mungkin diterapkan untuk kasus tersebut.
  • Analisa kebutuhan pada sistem dan membuat batasan sistem.
  • Mendefinisikan kebutuhan sistem.

 

3. Perancangan Sistem (Systems Design)

Pada tahap ini, features dan operasi-operasi pada sistem dideskripsikan secara detail. Aktivitas-aktivitas yang dilakukan adalah:

  • Menganalisa interaksi obyek dan fungsi pada sistem.
  • Menganalisa data dan membuat skema database.
  • Merancang user interface.

 

4. Implementasi Sistem (Systems Implementation)

Tahap berikutnya adalah implementasi yaitu mengimplementasikan rancangan dari tahap-tahap sebelumnya dan melakukan uji coba.

Dalam implementasi, dilakukan aktivitas-aktivitas sebagai berikut:

  • Pembuatan database sesuai skema rancangan.
  • Pembuatan aplikasi berdasarkan desain sistem.
  • Pengujian dan perbaikan aplikasi (debugging).

 

5. Pemeliharaan Sistem (Systems Maintenance)

Tujuan dari Operation, Support, dan Security phase adalah untuk memberikan bantuan berkelanjutan untuk sistem informasi dan pengguna setelah sistem diimplementasikan.

Operation, Support, dan Security phase terdiri dari tiga kegiatan utama:

  1. Melakukan kegiatan pemeliharaan
  2. Memantau kinerja sistem
  3. Menilai keamanan sistem

 

Berikut merupakan contoh dari SDLC :

https://drive.google.com/file/d/0B1jYDYvufcusYzEzWFk4dWhuc2s/view?usp=sharing

Berikut merupakan contoh dari Timeline perencanaan SIA :

https://drive.google.com/file/d/0B1jYDYvufcusSmR4Wm0yV21yUUE/view?usp=sharing

 

 

Referensi:

https://yuliagroups.wordpress.com/system-development-life-cycle-sdlc/

http://scdc.binus.ac.id/himsisfo/2016/07/tahapan-tahapan-dalam-sdlcsistem-development-life-cycle/

SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa